Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

STATUS FACEBOOK

iseng,,, gw kumpulkan status-status facebook, dari zaman pertama x buat facebook awal 2009, samapi sekarang sudah 4 tahun lebih, banyak yang berubah dari gaya nulis status gw. tapi tidak semua status yang gw masukan ke Blog ini, cuma yang dirasa-rasa bernilai puisi ala-ala si tata lah. hahahaha atau sedikit curhat kondisi saat nulis itu status. yukk kite tengok SEPANJANG 2010 ingin menenggelamkan diri dlm dekapnya,setelah itu pergi menuju tempat yg tak ia tahu,selamanya. **** masih saja besar/walau sudah ditekan sdemikian rupa//masih saja timbul/walau sudah Ditenggelamkan sdemikian dlm/masih saja berharap/walau sudah di tampar sdmikian keras//ia kah cinta?//ijinkan aku membunuhnya,Tuhan!//cinta tdk pd waktunya hanya membuatku linu// **** Kita mulai lg dr nol saudaraku,,,lupakan smua goresan yg pernah qt alami, dunia memerlukan ketulusan,smoga qt memilikinya dn Tuhan meridhoinya(250910) **** Tanpa ijinMu semua memang tak terjadi,meski telah ku coba bngun lebih pagi dn ...

Menunggu Lalu Tertulis

menunggumu... hingga detik berkeliling dan kembali ke angka awal hingga berkali-kali menunggumu... resah dan senang tak sabar menatap wajahmu mendekapmu lalu larut, tak ada lagi aku dan kamu, kita meski hujan telah lewat di jendela sepanjang siang ini, lalu jingga langit tiba di sela2 daun bougenvil  kasih, aku menikmati menantimu, agar tak bertekuk wajahku saat kau tatap, saat kita jumpa tak ada kado yang bisa kuberikan sore ini hanya wajahku yang tak menyimpan amarah  ku perlihatkan padamu lalu detik itu berubah ke satuan lebih besar, menit, lalu beranjak menjadi jam pesan singkat itu tiba di ponselku, memintaku lebih bersabar ah sayang itu tak perlu kau meminta, hari ini kau begitu lembut, aku tak sanggup memaki menunggumu... setahun ini telah ku lakukan berulang, mungkin akan selalu berulang aku tak boleh bosan, seperti juga mencintaimu, aku tak pernah bosan 02-02-2013

Beban Ganda

beban ganda, biasa dialami perempuan menikah di negara berkembang, dimana ketika perempuan telah melek pendidikan dan mampu untuk membantu suami dalam mencari uang (bekerja di luar rumah) untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama, bukan berarti dia terlepas dari pekerjaan2 rumah yg dibebankan tetap padanya.  bekerja selama delapan jam di kantor, ditambah dengan pekerjaan rumah seperti memasak, mengurus anak, mengurus keperluan suami, mencuci dan sebagainya jika dilihat dari sisi agama ini menjadi nilai pahala bagi si perempuan, sedang jika dilihat dari sisi humanisme ini adalah ketidak adilan gender terhadap perempuan.  kebutuhan hidup yang besar dan juga pendidikan yang semakin maju membuat perempuan menjadi dilematis, tetap menajadi istri rumahan dengan penghasilan suami yang pas-pasan kadang  malah tidak mencukupi atau bekerja di luar rumah dengan beban pekerjaan rumahan yang tidak berkurang? jika di negara maju, sang suami tidak lagi canggung membantu pekerj...

Hujan I

Gambar
Banyak alasan kecintaanku pada hujan,,  selain kota kelahiranku memang kota hujan,  salah satunya ialah rumah kake nene ku yang ada di tengah sawah dan pepohonan yang rindang dengan berbagai macam buah khas kampung, seperti kecapi, rambutan, mangga, jambu, pala sampai durian....  waktu ku kecil aku suka menghabiskan hari di rumah coklat yang nampak mencolok  diantara hijau itu,  biasanya hujan yang cukup besar mampu menjatuhkan sebagian buah-buah itu dari pohon-pohonnya,  maka setelah hujan usai atau malah kadang aku tak menunggu hujan usai, aku berlari ke luar rumah mencari buah-buah yang jatuh, memang rasanya tak seberapa karna biasanya buah yang jatuh jika tidak terlalu masak dia terlalu muda, padahal kakeku bilang "buat apa berlari-lari di tanah becek dan berlumpur? kake bisa memanjatkannya untukmu" tapi aku bilang, ini bukan karna rasa, aku hanya suka menemukan dan tanah basah tentunya. AVB Medan, 01-04-2013

setengah pagi

Gambar
pagi yang belum cukup pagi seperti menanak namun belum tanak ku tunggu saja, sambil menengadah pada langit2 warnanya belum juga berubah, masih kusam, aku betul2 menunggu pagi datang, atau menunggu kantuk hinggap? aku sendiri bertanya, entah pada apa. andai aku dia, bisa menyembunyikan luka dalam mimpi AVB Medan, 18 November 2013

Puisi Hujan

Gambar
hujan selalu membuatku ingin berpuisi mungkin semacam pujian, semacam rasa suka semacam terima kasih, semacam syukur lebih tepat karena hujan selalu membawa kenangan penuh hangat ada gemericik seolah musik mendayu ada deru petir seolah gelak tawa membahana ada hembusan angin seolah belaian bunda ada dingin seolah selalu rindu kehangatan hingga ku merapat padamu wahai kekasih hati dan ada teduh mendung, yang slalu mengingatkan ku pada wajah ayah yang legam ditempa matahari namun teduh penuh tanggung jawab jika ku saksikan seksama warna langit dan tanah kala hujan seolah kegembiraan akan segera datang benih akan tumbuh, bunga akan mekar dan panen segera tiba #aku tumbuh bersama hujan Add caption AVB Medan, 20 September 2013

Morning in Love

Tidak kah kau merasa bahwa setiap pagi itu indah? ya, karna kita slalu bisa melihat dan membuat hal baru, merasakan sejuk yang jarang kita temui di siang hari, karena malam juga terlalu dingin kita bisa menyaksikan rona jingga yang lebih berkilau dibanding senja dan jika pun hujan turun, kita masih bisa menarik selimut dan melanjutkan mimpi belum lagi secangkir kopi selalu lebih menggoda jika ia tersaji di pagi hari bukan aku tak suka siang atau malam, tapi pagi selalu membuatku jatuh cinta.  

NGABUBURIT ALA MEDAN

Gambar
Ramadhan Mubarak...... Sebenarnya istilah ngabuburit itu berasal dari bahasa Sunda (Bahasa Leluhur saya), yang berasal dari kata burit yang berarti petang menjelang magrib, mendapat awalan  ngabu- (burit) itu untuk menunjukan kata kerja, nah jadi arti dari kata ngabuburit  itu jika diIndonesiakan jadi menunggu magrib, istilah yang selalu muncul tiap Ramadhan, dan istilah ini cukup meng-Indonesia (belum sampai mendunia sih). Biasanya kegiatan ngabuburit itu diisi dengan JJS (Jalan-jalan Sore) keliling kampung (yang tinggal di kota ya keliling kota, di mall juga boleh asal bawa cukup uang aja), belanja makanan untuk berbuka puasa atau kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan rame-rame karena serunya ngabuburit itu ya mesti ada temannya minimal berdua tapi jangan sambil pacaran nanti puasanya ga berkah deh, kalau yang sudah nikah seperti saya sih ga apa-apa dong berduaan sama suami. Oke, sekarang saya mau memperkenalkan kota Medan nih, kota yang sudah 2 tahun ini saya ti...

AKU YANG MEMILIHMU

Sejak satu tahun yang lalu aku ikut suamiku pindah ke Medan ibu kota provinsi Sumatra Utara. Tadinya sebelum menikah aku tinggal di Bekasi, kota pinggiran di ibu kota Jakarta. Sebenarnya tidak banyak kesulitan untuk beradaptasi dengan dengan kota baru sebesar kota Medan ini, soalnya di Sumatera Medan merupakan kota besar yg sudah cukup maju dan cukup heterogen penduduknya hampir sama lah dengan Bekasi mungkin malah lebih besar, dan aku pun sudah langsung dapat pekerjaan waktu baru dua bulan pindah ke kota ini. Yang menjadi sedikit kendala adalah dalam hal berbelanja. Bukan soal di sini tidak banyak pusat belanja, di sini terbilang cukup banyak pusat perbelanjaan untuk segala macam kebutuhan, sayangnya aku punya suami yang tidak hobi pergi berbelanja dan tidak suka mengantarkan istrinya berbelanja (kayanya rata-rata pria kaya gitu sih..hehehe). Sebenarnya aku tidak terlalu hobi juga berbelanja, tapi kan tetap juga butuh yang namanya belanja, karena namanya manusia pasti banyak kebutuhan...
Gambar
berbulan-bulan,, akhirnya aku melawtinya. ya statusku bukan sebagai perempuan seorang, tapi seorang istri,, tau kah kau itu sedikit menjadi beban? sebelumnya aku selalu berpikir berpasangan akan mengurangi beban hidup ku, tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar. toh kadar samsara (cobaaan hidup) yg dialami masing-masing orang tetap sama, meski dalam jenis yang berubah-ubah, pasang surut, timbul tenggelam. aku mungkin mulai jarang bersyukur atas nikmat yang hinggap di hidupku, mertua yang baik, rumah yang cukup besar (dibandingkan rumahku orang tuaku, kosanku atau kontrakan kakaku yang pernah ku tumpangi), suami yang tidak jelek, pekerjaan yang bisa membuatku bisa membantu adik dan bapakku, sandara-saudara suamiku yang bisa menerimaku dengan baik,, tapi masih saja ada yang mengganjal hatiku. aku menuntut yang tidak-tidak, meski tuntutan itu tidak ku teriakan, hanya dalam benak dan tulisan-tulisan iseng.

My Buddy

kita rapi kan mimpi kita,  iar mudah kita menyusun nya jadi nyata alangkah panjang yang akan kita tuju, dalam benak kita yang kadang tak searah kau kadang jauh, kadang pula mendekat, sangat dekat, seperti nadi-ku doamu tak pernah ku dengar, namun ku-rasai, ku-tahui ada harap yang sama di wajahmu, di tiap suara halus napas mu  tapi aku masih tak mampu jadi harapmu yang terwujud masih separuh, atau sepertiganya, terlalu kecil tapi sejak kita berikrar, aku tak pernah putus mencoba  aku tak pernah puas menatapmu, coba menemukan yang tak ku tahu agar kita bisa beriringan, menemukan yang indah, mengubur kepahitan  pagi ini untuk kesekian kali ku kecup keningmu bangun lah sayang, kita rapikan mimpi kita, biar mudah kita menyusun nya jadi nyata