Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Menunggu Lalu Tertulis

menunggumu... hingga detik berkeliling dan kembali ke angka awal hingga berkali-kali menunggumu... resah dan senang tak sabar menatap wajahmu mendekapmu lalu larut, tak ada lagi aku dan kamu, kita meski hujan telah lewat di jendela sepanjang siang ini, lalu jingga langit tiba di sela2 daun bougenvil  kasih, aku menikmati menantimu, agar tak bertekuk wajahku saat kau tatap, saat kita jumpa tak ada kado yang bisa kuberikan sore ini hanya wajahku yang tak menyimpan amarah  ku perlihatkan padamu lalu detik itu berubah ke satuan lebih besar, menit, lalu beranjak menjadi jam pesan singkat itu tiba di ponselku, memintaku lebih bersabar ah sayang itu tak perlu kau meminta, hari ini kau begitu lembut, aku tak sanggup memaki menunggumu... setahun ini telah ku lakukan berulang, mungkin akan selalu berulang aku tak boleh bosan, seperti juga mencintaimu, aku tak pernah bosan 02-02-2013

Beban Ganda

beban ganda, biasa dialami perempuan menikah di negara berkembang, dimana ketika perempuan telah melek pendidikan dan mampu untuk membantu suami dalam mencari uang (bekerja di luar rumah) untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama, bukan berarti dia terlepas dari pekerjaan2 rumah yg dibebankan tetap padanya.  bekerja selama delapan jam di kantor, ditambah dengan pekerjaan rumah seperti memasak, mengurus anak, mengurus keperluan suami, mencuci dan sebagainya jika dilihat dari sisi agama ini menjadi nilai pahala bagi si perempuan, sedang jika dilihat dari sisi humanisme ini adalah ketidak adilan gender terhadap perempuan.  kebutuhan hidup yang besar dan juga pendidikan yang semakin maju membuat perempuan menjadi dilematis, tetap menajadi istri rumahan dengan penghasilan suami yang pas-pasan kadang  malah tidak mencukupi atau bekerja di luar rumah dengan beban pekerjaan rumahan yang tidak berkurang? jika di negara maju, sang suami tidak lagi canggung membantu pekerj...

Hujan I

Gambar
Banyak alasan kecintaanku pada hujan,,  selain kota kelahiranku memang kota hujan,  salah satunya ialah rumah kake nene ku yang ada di tengah sawah dan pepohonan yang rindang dengan berbagai macam buah khas kampung, seperti kecapi, rambutan, mangga, jambu, pala sampai durian....  waktu ku kecil aku suka menghabiskan hari di rumah coklat yang nampak mencolok  diantara hijau itu,  biasanya hujan yang cukup besar mampu menjatuhkan sebagian buah-buah itu dari pohon-pohonnya,  maka setelah hujan usai atau malah kadang aku tak menunggu hujan usai, aku berlari ke luar rumah mencari buah-buah yang jatuh, memang rasanya tak seberapa karna biasanya buah yang jatuh jika tidak terlalu masak dia terlalu muda, padahal kakeku bilang "buat apa berlari-lari di tanah becek dan berlumpur? kake bisa memanjatkannya untukmu" tapi aku bilang, ini bukan karna rasa, aku hanya suka menemukan dan tanah basah tentunya. AVB Medan, 01-04-2013

setengah pagi

Gambar
pagi yang belum cukup pagi seperti menanak namun belum tanak ku tunggu saja, sambil menengadah pada langit2 warnanya belum juga berubah, masih kusam, aku betul2 menunggu pagi datang, atau menunggu kantuk hinggap? aku sendiri bertanya, entah pada apa. andai aku dia, bisa menyembunyikan luka dalam mimpi AVB Medan, 18 November 2013

Puisi Hujan

Gambar
hujan selalu membuatku ingin berpuisi mungkin semacam pujian, semacam rasa suka semacam terima kasih, semacam syukur lebih tepat karena hujan selalu membawa kenangan penuh hangat ada gemericik seolah musik mendayu ada deru petir seolah gelak tawa membahana ada hembusan angin seolah belaian bunda ada dingin seolah selalu rindu kehangatan hingga ku merapat padamu wahai kekasih hati dan ada teduh mendung, yang slalu mengingatkan ku pada wajah ayah yang legam ditempa matahari namun teduh penuh tanggung jawab jika ku saksikan seksama warna langit dan tanah kala hujan seolah kegembiraan akan segera datang benih akan tumbuh, bunga akan mekar dan panen segera tiba #aku tumbuh bersama hujan Add caption AVB Medan, 20 September 2013

Morning in Love

Tidak kah kau merasa bahwa setiap pagi itu indah? ya, karna kita slalu bisa melihat dan membuat hal baru, merasakan sejuk yang jarang kita temui di siang hari, karena malam juga terlalu dingin kita bisa menyaksikan rona jingga yang lebih berkilau dibanding senja dan jika pun hujan turun, kita masih bisa menarik selimut dan melanjutkan mimpi belum lagi secangkir kopi selalu lebih menggoda jika ia tersaji di pagi hari bukan aku tak suka siang atau malam, tapi pagi selalu membuatku jatuh cinta.