Menunggu Lalu Tertulis
menunggumu... hingga detik berkeliling dan kembali ke angka awal hingga berkali-kali menunggumu... resah dan senang tak sabar menatap wajahmu mendekapmu lalu larut, tak ada lagi aku dan kamu, kita meski hujan telah lewat di jendela sepanjang siang ini, lalu jingga langit tiba di sela2 daun bougenvil kasih, aku menikmati menantimu, agar tak bertekuk wajahku saat kau tatap, saat kita jumpa tak ada kado yang bisa kuberikan sore ini hanya wajahku yang tak menyimpan amarah ku perlihatkan padamu lalu detik itu berubah ke satuan lebih besar, menit, lalu beranjak menjadi jam pesan singkat itu tiba di ponselku, memintaku lebih bersabar ah sayang itu tak perlu kau meminta, hari ini kau begitu lembut, aku tak sanggup memaki menunggumu... setahun ini telah ku lakukan berulang, mungkin akan selalu berulang aku tak boleh bosan, seperti juga mencintaimu, aku tak pernah bosan 02-02-2013