Keretaku Terus Melaju (Indira part II)
Keretaku terus melaju, meski kadang harus berhenti di tempat yang bukan stasiun. Kadang di tengah hutan, kadang di tengah sawah, Maklum lah kereta yang ku tumpangi adalah kereta ekonomi yang mesti mengalah dan mendahulukan kereta kelas diatasnya. Belum lagi penumpang yang over load, penjaja makanan yang tak henti lalu lalang, aku benar-benar tak bisa memejamkan mata. Aku sedikit siaga, Aku tidak mau kehilangan barang-barang yang ku bawa, meskipun tak seberapa nilainya, tapi itu adalah modal hidupku untuk beberapa bulan ke depan. Baru saja ada ibu-ibu berteriak kejambretan, aku sempat was-was, apa lagi aku sendirian, perempuan pula. bapak-bapak di sampingku mengingatkan. “hati-hati De, kereta ekonomi memang begini, tapi masih untung jambretnya ketangkep” terang bapak itu dengan logat jawanya yang medok. “ia pak, makanya saya ga bisa tidur” “sendirian saja? Mau kemana?” “ia sendiri, mau ke Kediri, bapak sendiri mau kemana?” tanyaku mulai percakapan dengannya, awalnya aku...