Kritik Kecil dari Perempuan Kecil
Pada tanggal 23 s/d 25 November aku diajak untuk menghadiri kongres Perwanas ke XIII di Graha Insan Cita Depok. Setalah tiga hari mengikuti acara tersebut banyak hal terasa cukup menggelitikku sebagai perempuan kecil ikut dalam arena wanita-wanita yang telah banyak makan asam garam dunia perpolitikan se-Indonesia. Dalam benakku sebelum berangkat, aku akan bertemu dan melihat pertarungan politik wanita-wanita nasionalis yang tentu saja akan sangat menarik bisa ikut di dalamnya. Sebenanya acara ini dimulai dari hari senin, tapi karena ada beberapa sebab aku baru bisa berangkan pada hari selasa, hari kedua itu diisi dengan dialog public masih dengan tema wanita dan politik. Tapi lain di angan, lain kenyataan, sejak tiba yang tersaji adalah seperti melihat ibu-ibu arisan saja. Ah, gaya- ibu-ibu tetap saja demikian. mau seperti apa sebenernya perempuan di dunia politik? Apa yang bisa aku pelajari dari mereka? Jujur saja, aku lebih suka jika tidak ada lagi islitilah perempuan berpolitik,...