NGABUBURIT ALA MEDAN

Ramadhan Mubarak......
Sebenarnya istilah ngabuburit itu berasal dari bahasa Sunda (Bahasa Leluhur saya), yang berasal dari kata burit yang berarti petang menjelang magrib, mendapat awalan ngabu-(burit) itu untuk menunjukan kata kerja, nah jadi arti dari kata ngabuburit  itu jika diIndonesiakan jadi menunggu magrib, istilah yang selalu muncul tiap Ramadhan, dan istilah ini cukup meng-Indonesia (belum sampai mendunia sih).

Biasanya kegiatan ngabuburit itu diisi dengan JJS (Jalan-jalan Sore) keliling kampung (yang tinggal di kota ya keliling kota, di mall juga boleh asal bawa cukup uang aja), belanja makanan untuk berbuka puasa atau kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan rame-rame karena serunya ngabuburit itu ya mesti ada temannya minimal berdua tapi jangan sambil pacaran nanti puasanya ga berkah deh, kalau yang sudah nikah seperti saya sih ga apa-apa dong berduaan sama suami.

Oke, sekarang saya mau memperkenalkan kota Medan nih, kota yang sudah 2 tahun ini saya tinggali. Medan ini terkenal dengan wisata kulinernya loh sodara-sodara, yang pernah ke Medan pasti setuju (iya kan, iya dong?? yang belum pernah, cobain deh berkunjung ke mari pasti ketagihan). Kulinernya sangat beragam, dari mulai kue-kue basah sampai yang becek, dari makanan besar sampai sampai yang sampe yang super besar. Soal rasa, orang Medan sangat menjungjung tinggi cita rasa jadi ga perlu khawatir. Yang mesti dijaga adalah orang-orang yang punya penyakit khusus, seperti darah tinggi, kolesterol, dan diabetes jangan sampe kalap makannya, hehehehe

Nah khusus bulan Ramadhan ini, menu yang biasa hadir di tengah-tengah orang Medan adalah Toge Panyabungan (mirip kolak jika di pulau Jawa, tapi isinya lebih beragam, terdiri dari lima bahan yakni cenil, lupis, ketan hitam, tape, ditambah dengan cendol, gula merah dan santan kelapa dicampur jadi satu) rasanya manis legit, cocok juga kalau mau ditambah es batu. Sesuai dengan namanya Toge Penyabungan berasal dari daerah Panyabungan, Ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Namun kita tidak perlu ke Panyabungan untuk menikmati toge, di kota Medan sudah banyak sekali yang menjajakannya. 

Toge Panyabungan

Selain Toge Panyabungan ada lagi makanan khas Ramadhan di kota Medan ini, yaitu Bubur Pedas, sayangnya bubur pedas tidak dijual secara bebas, makanan ini hanya disediakan di masjid-masjid tertentu seperti Masjid Raya Al Mashun. Jadi kalau kita ingin mencicipi makanan ini kita mesti datang ke masjid-masjid yang khusus menyediakan Bubur Pedas untuk menu berbuka. Karena Bubur Pedas cukup langka, jadi jangan heran kalau kita akan melihat antrian yang cukup panjang untuk mendapatkan makanan ini, dan bukan hanya karena langka yang buat orang-orang rela mengantri, tapi juga karena rasanya yang lezat, gurih, sedikit pedas dan bubur pedas ini kaya akan rempah-rempah, daging dan sayuran yang membuat makanan ini kaya rasa, saya pernah sekali mencicipinya dan ga bohong, memang rasanya lezat :-). 

Saya tidak banyak tahu sejarah Bubur Pedas (maklum masih pendatang baru di Tanah Deli), tapi konon katanya makanan ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Deli dahulu kala, dan memang dari dulu hanya disajikan ketika bulan Ramadhan saja. 

salah satu suasana antrian Bubur Pedas

Selain itu banyak lagi menu-menu lain yang tidak kalah enaknya dari dua makanan di atas, contohnya ada roti jala, lemang, lupis, pancake durian, kolak durian, bika bakar, mie gomak, mie rebus khas Medan dan untuk minumannya ada es campur durian, es kelapa juruk nipis, dll. Menu-menu tersebut di jual di sepanjang jalan kota Medan.


penjual jajanan di pinggir jl. dr. Mansyur (depan kampus USU Medan)

Tempat favorit saya sih di depan kampus USU sepanjang jalan dr. Mansyur. Selain dekat dengan kantor tempat saya bekerja, tempat ini juga paling ramai, soalnya di sini sarangnya anak muda kongko-kogko, maklum lah dekat lingkungan kampus. disini Yang berjualan mulai dari yang menggunakan gerobak sampai mobil mewah, mulai dari warung tenda sampai restoran mewah, tinggal pilih deh sesuai kantong kita. Lebih spesifik lagi saya milih tempat untuk ngabuburitnya yang ada WiFi-nya, biar bisa sambil internetan pakai tablet Nexian 8mini hadiah dari Lazada sambil nunggu bedug adzan magrib tiba. 


Saya sedikit cerita nih soal tablet nexian saya, gimana saya bisa dapet itu gratis dari lazada.co.id, waktu itu Lazada baru aja genap 1 tahun, trus diulang tahunnya itu Lazada ngadaain kuis tebak harga, saya iseng-iseng ikutan, eh, taunya dapet hadiah utamanya, wah ga nyangka banget waktu itu. nah sekarang untuk menyambut bulan Ramadhan Lazada kembali bikin kuis namanya #Ramadhan Fest2013, kuisnya ga cuma tebak harga, ada Kompetisi Blog, ada E-Card Lebaran dan ada juga Ramadhan Sale yang ga bikin kantong bolong. Tambah umur panjang tambah murah hati aja nih Lazada
Kalau untuk tempat belanja online segala rupa kebutuhan, Lazada ini paling recommended, istilahnya One Stop Shopping karena Lazada itu kaya PALUGADA (apa lu mau gw ada) hahaha, tinggal buka www.lazada.co.id dan pilih barang yang kamu butuh mulai dari produk gadget, fashionkesehatan dan kecantikan, olahraga dan musik, elektronik, otomotif sampai perlengkapan rumah tangga, ada di Lazada. soal kualitas dan harga? nggak usah ditanya lagi, di mana lagi kita bisa dapatkan barang branded, harga miring, bisa bayar di tempat (COD) and free shipping*? ya cuma di Lazada. gak percaya? langsung aja buka web-nya dan rasakan serunya belanza eh belanja di lazada.



 Nah ini ceritaku Ramadhanku, mana ceritamu...?




*untuk ketentuan COD klik di sini, untuk pengiriman gratis klik di sini



Komentar

  1. Wah, suweger banget ya jamuannya...

    Kunjungi Balik yah, Klik Disini...

    BalasHapus
  2. jadi kepengen nyobain toge penyabungannya,kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. maen lah ke Medan Nafa,, skalian jln2 ke danau Toba jg..

      Hapus
  3. Selamat Pagi, Belanja di Lazada memang menyenangkan dan aman, saya berhasil membeli kamera untuk acara lebaran kemaren :D

    Mohon maaf apa bisa bantu isi kuesioner penelitian saya tentang belanja online, kuesioner diisi secara online disini http://goo.gl/TtxTqf

    Terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke mas Rian terimakasih sudah mengunjungi blog
      saya dan berkomentar...

      kuesionernya sudah saya isi barusan, semoga bisa membantu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALYSIS OF THE ELEMENTS IN JAMES BALDWIN’S SHORT STORY SONNY’S BLUES

Woman Hurt

INDIRA (part I)